«

»

Anak Keturunan Adam Dan Hawwa

BagikanPin on PinterestShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInShare on Tumblr

e11Adam dan Hawwa tinggal di Bumi dan waktu terus berlalu, pada tahun pertama sejak Adam dan Hawwa dipertemukan Hawwa melahirkan sepasang anak kembar, lelaki dan perempuan. Anak lelakinya dinamakan Qabil, dan yang perempuannya dinamakan Iqlima. Pada tahun berikutnya lahir lagi sepasang anak kembar, yaitu Habil dan Labuda. Nabi Adam dan Hawwa dari ke empat anak pertamanya ini akan menurunkan anak cucu yang berkembang biak mengisi bumi Allah. Dibawah asuhan ayah dan ibunya yang penuh cinta kasih, tumbuhlah keempat anak itu dengan cepatnya. Nabi Adam dan Hawwa tidak membeda-bedakan kasih sayang di antara anak-anaknya. Yang perempuan dididik sesuai dengan kodrat wanita yaitu membantu ibunya dan mengurus rumah tangga dan melakukan hal-hal yang menjadi tugas wanita. Sedang yang lelaki mencari nafkah sesuai dengan bakat masing-masing. Qabil berusaha dalam bidang pertanian, Habil berusaha di bidang peternakan

Kisah Qobil Dan Habil

Ketika Anak-anak Adam menginjak usia dewasa Allah memberi petunjuk kepada Nabi Adam agar mengawinkan putra putinya. Qabil dinikahkan dengan adik Habil yang bernama Labuda. Sedang Habil dinikahkan dengan adik Qabil yang bernama Iqlima. Inilah syariat yang telah di tetapkan Allah SWT. Cara ini disampaikan kepada putra putrinya. Namun Qabil menolak perintah Nabi Adam. Ia tidak mau dinikahkan dengan Labuda yang berwajah kurang cantik, tidak secantik adiknya sendiri yaitu Iqlima. Rupanya Qabil telah termakan bujukan Iblis, Qobil lebih memperturutkan Hawwa nafsu dari pada akalnya. Ia tidak mau menerima syariat yang di tetapkan Nabi Adam. Namum Nabi Adam adalah ayah yang bijaksana. Ia terus menasihati Qabil agar menerima keputusan yang berasal dari Allah SWT, namun Qabil tetap menolak. Akhirnya Adam memerintahkan kepada Qabil dan Habil mempersembahkan qurban. Biarlah Allah sendiri yang akan menentukan masalah itu.

Qurban Dari Qobil Dan Habil

Maka dengan di saksikan seluruh anggota keluarga Adam, Qabil dan Habil mempersembahkan qurban diatas bukit. Qabil mempersembahkan hasil pertaniannya. Ia sengaja memilih hasil gandum dari jenis yang jelek. Sedang Habil mempersembahkan seekor kambing terbaik dan yang paling ia sayangi. Dengan berdebar-debar mereka menyaksikan dari jauh. Tak lama kemudian nampak api besar menyambar kambing persembahan Habil. Sedangkan gandum persembahan Qabil tetap utuh, berarti qurbannya tidak diterima. Qabil sangat kecewa melihat kenyataan itu. Ia terpaksa menerima kenyataan itu. Padahal hatinya tetap tidak mau menerimanya. Maka berlangsunglah perkawinan itu. Qabil dengan Labuda, Habil dengan Iqlima. Peristiwa mempersembahkan qurban oleh Habil dan Qobil difirmankan oleh Allah :

Ceritakanlah kepada mereka kisah kedua putera Adam (Habil dan Qabil) menurut yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan qurban, maka diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Qabil). ia Berkata (Qabil): “Aku pasti membunuhmu!”. Berkata Habil: “Sesungguhnya Allah hanya menerima (qurban) dari orang-orang yang bertakwa”. (QS. Al Maidah, 5:27).

Bisikan Syaithon Terhadap Qobil

Hari-hari berlalu. Iblis datang merasuki pikiran Qabil. Iblis membisikan sesuatu kepada Qobil seandainya dapat membunuh Habil tentulah ia akan menikahi Iqlima yang cantik jelita. Habil mengetahui niat jahat Qobil dan terus mengingatkannya agar tidak mengikuti bisikan iblis. Sebagaimana firman Allah SWT :

“Sungguh kalau kamu menggerakkan tanganmu kepadaku untuk membunuhku, aku sekali-kali tidak akan menggerakkan tanganku kepadamu untuk membunuhmu. Sesungguhnya aku takut kepada Allah, Robb seru sekalian alam.”. “Sesungguhnya aku ingin agar kamu kembali dengan (membawa) dosa (membunuh)ku dan dosamu sendiri, maka kamu akan menjadi penghuni Neraka, dan yang demikian itulah pembalasan bagi orang-orang yang zalim.”. (QS. Al Maidah, 5:28-29).

BagikanPin on PinterestShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInShare on Tumblr

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>