«

»

Sumpah Iblis Akan Menyesatkan Manusia

BagikanPin on PinterestShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInShare on Tumblr

e7Terusirnya iblis dari Surga menimbulkan dendam kepada Adam dan keturunannya, karena berawal dari Adam-lah maka iblis menjadi makhluk yang terusir dari Surga dan menjadi makhluk yang terhina. Allah SWT mengisahkan tentang Iblis yang bersumpah untuk menyesatkan Bani Adam dari jalan yang lurus sekuat tenaga dengan berbagai cara dan dari segala arah dengan berbagai taktik dan strategi.

Ibnul Qoyyim rahimahullah dalam kitabnya Ighotsatul Lahfan menjelaskan :

“Jalan yang dilalui oleh insan ada empat, (tidak lebih) ia terkadang arah depan dan arah belakang di jalan manapun ia lalui, ia akan menjumpai syaithan mengintai. Bila menempuh jalan ketaatan, ia menjumpai syaithan siap menghalangi atau memperlambat laju jalannya bila ia menempuh jalur kemaksiatan, ia akan menjumpai syaithan siap mendukungnya”.

Iblis telah bersumpah kepada Allah SWT bahwa dirinya akan menyesatkan Adam dan turunannya. Firman Allah SWT:

Iblis menjawab: “Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus, kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka, dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat). (QS. Al A’raaf, 7:16-17).

Iblis berkata: “Ya Robb-ku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan ma’siat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis di antara mereka”.(QS. Hijr, 15:39-40).

Iblis menjawab: “Demi kekuasaan Engkau aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba-Mu yang mukhlis di antara mereka. (QS. Shaad, 38:82:83).

Janji Allah SWT Kepada Hamba-Nya

Iblis telah berjanji akan menyesatkan seluruh manusia (Adam dan keturunannya), akan tetapi Allah SWT juga berjanji akan melindungi keturunan Adam yang mengikuti petunjuk-Nya maka akan selamat dan barang siapa mengikuti petunjuk iblis maka akan dimasukkan kedalam Neraka Jahannam. Allah SWT mengancam Iblis dengan ayat ini (QS. Hijr, 15:41-44) bahwa apa yang dinyatakan Iblis itu, yaitu ia tidak dapat memperdayakan hamba-hamba-Nya yang saleh. Adalah suatu jalan yang lurus. Dia memberi pahala semua amal baik seorang hamba dan membalas dengan siksa semua amal buruk seseorang.

Untuk menghilangkan keragu-raguan yang mungkin dipahami pada ayat-ayat yang lalu maka Allah SWT menegaskan dalam ayat ini, bahwa hamba-hamba Allah tidak seorangpun yang dapat dikuasai syaithan. Semuanya telah diberi taufik Allah untuk beriman, melaksanakan perintah-perintah Allah dan menghentikan semua larangan Nya. Godaan apapun tidak akan mempengaruhi iman mereka. Sebagaimana firman-Nya:

Allah berfirman: “Ini adalah jalan yang lurus, kewajiban Aku-lah (menjaganya). Sesungguhnya hamba-hamba-Ku tidak ada kekuasaan bagimu terhadap mereka, kecuali orang-orang yang mengikut kamu, yaitu orang-orang yang sesat dan sesungguhnya Jahannam itu benar-benar tempat yang telah diancamkan kepada mereka (pengikut-pengikut syaithon) semuanya. Jahannam itu mempunyai tujuh pintu. Tiap-tiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan yang tertentu dari mereka. (QS. Hijr, 15:41-44).

Allah berfirman: “Pergilah, barangsiapa di antara mereka yang mengikuti kamu, maka sesungguhnya Neraka Jahannam adalah balasanmu semua, sebagai suatu pembalasan yang cukup. Dan hasunglah siapa yang kamu sanggupi diantara mereka dengan ajakanmu, dan kerahkanlah terhadap mereka pasukan berkuda dan pasukanmu yang berjalan kaki dan berserikatlah dengan mereka pada harta dan anak-anak dan beri janjilah mereka. dan tidak ada yang dijanjikan oleh syaithon kepada mereka melainkan tipuan belaka. Sesungguhnya hamba-hamba-Ku, kamu tidak dapat berkuasa atas mereka. Dan cukuplah Robb-mu sebagai Penjaga”. (QS. Al Israa, 17:63-65).

Allah berfirman: “Maka yang benar (adalah sumpah-Ku) dan hanya kebenaran itulah yang Ku-katakan”. Sesungguhnya Aku pasti akan memenuhi Neraka Jahannam dengan jenis kamu dan dengan orang-orang yang mengikuti kamu di antara mereka kesemuanya. (QS. Shaad, 38:84:85).

BagikanPin on PinterestShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInShare on Tumblr

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>