«

»

Ibu Mertua

BagikanPin on PinterestShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInShare on Tumblr

d39Seburuk apapun mertua.. aku selalu ingat bahwa..
Dia..adalah wanita yang mengandung suamiku dalam kepayahan selama 9 bulan..
Dia..adalah wanita yang air susunya menjadi makanan pertama bagi suamiku..
Dia..ialah wanita yang mendidik dan membesarkan suamiku, yang mengajarkan kepada suamiku akhlaq sehingga aku nyaman di sisi suamiku.

Aku..ga pernah keluar uang sepeserpun untuk nyekolahin suamiku.. hingga ia dapat ijazah, yang sekarang ijazah itu ia gunakan untuk mencari nafkah..untuk menafkahi aku!!
Aku..ga sedikitpun mendidik suamiku hingga kini ia jadi pria yang penuh tanggungjawab.. dan aku merasakan bahagia menjadi istrinya.
Setelah pengorbanannya yang bertubi tubi.. anak laki lakinya menikah denganku.. dia bagi kasih sayang anaknya denganku..

Cemburu??
Pasti dia cemburu..aku wanita asing, yang kini selalu disayang-sayang oleh anak laki lakinya..
Harta anak laki lakinya tercurah untuk kunikmati..
Padahal ia yang melahirkan..membesarkan dan mendidik..
Aku memahami cemburu itu..
Walau aku pun merasakan cemburu ketika suamiku lebih memihak mertuaku..
Aku bukan malaikat yang ga pernah jengkel dengan mertuaku….
Dan mertuaku pun bukan malaikat yang selalu kubela….

Adakalanya aku marah..cemburu dan sakit hati..
Namun aku ingat semua jasanya pada suamiku..
Jasa yang sampai akhir hayatpun aku ngga akan mampu membayarnya..
Pada ujung tangisku.. terngiang nasehat ibundaku tercinta..

“Nak.. dukunglah suamimu utuk berbakti pada ibunya.. jangan suruh ia memilih antara kau dan ibunya. Karena.. kelak kau akan merasakan bagaimana sakitnya diperlakukan seperti itu oleh anak laki lakimu..
Apa yang kau lakukan pada mertuamu..akan dilakukan pula oleh menantumu.. segala sesuatu pasti ada timbal baliknya”..

Dan tangisku makin deras..
Oh suamiku.. bahagiakanlah orang tuamu semampumu..
Semoga kelak anak-anaak kita pun membahagiakan kita, sebagai balasan baktimu pada orang tuamu.
Mumpung mereka masih hidup.. belum tentu pula mereka masih bisa ngrepotin kita 10th ke depan. Ga lama.. tapi balasannya adalah syurga

BagikanPin on PinterestShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInShare on Tumblr

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>