«

»

Alam Kubur

BagikanPin on PinterestShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInShare on Tumblr

f75Jika kita memasuki daerah pekuburan dan melayangkan pandangan pada kuburan-kuburan yang tersusun rapi, maka kita akan mendapati keheningan dan sunyi yang berkepanjangan. Tak terdengar sedikitpun suara, meski banyak yang tinggal disitu. Kuburan-kuburan yang berjejer rapat, sementara dahulu mereka tinggal berjauhan, tidak saling mengenal antara satu dengan yang lainnya. Ada anak kecil yang masih menyusui, ada orang kaya, ada juga orang yang tak punya. Ada orang yang tua renta, dan ada pula anak muda. Namun, apakah gerangan yang terjadi pada mereka? Banyak diantara kita tidak mengetahui Misteri Alam Kubur.

Alam kubur adalah alam yang dimasuki oleh setiap orang yang meninggal dunia, apakah ia dikuburkan atau tidak dikuburkan. Fir’aun misalnya, meskipun sampai sekarang masih utuh sebagai mummi yang disimpan di Museum Cairo Mesir, ia tetap berada dalam alam kubur. Begitu juga jasad-jasad lain, baik yang utuh maupun yang hancur bagai tepung, mereka tetap memasuki alam kubur. Alam kubur dikenal juga dengan sebutan Alam Barzah yang berarti pembatas antara alam dunia dan alam akhirat.

Kesimpulannya, kuburan adalah tempat jenazah dikuburkan, sedangkan alam kubur atau alam barzah adalah alam atau kehidupan yang akan dirasakan oleh setiap orang yang telah meninggal. Walaupun keberadaan alam kubur itu tidak bisa dibuktikan secara empirik, kita harus yakin bahwa alam kubur itu ada.

Hidup Manusia

Perjalanan hidup manusia adalah bersatunya jasad dan ruh yang diciptakan oleh Allah SWT yang dimulai dari alam rahim sewaktu janin berumur 120 hari atau sekitar 4 bulan.

1. Jasad Manusia

Manusia yang gagah perkasa, tampan, atau cantik rupawan hanya berbahan dasar dari saripati tanah yang hina, sebagaimana firman-Nya :

Dan Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah, kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim), kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging, kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain, maka Maha Suci-lah Alloh, Pencipta yang paling baik, kemudian sesudah itu, sesungguhnya kamu sekalian benar-benar akan mati, kemudian sesungguhnya kamu sekalian akan dibangkitkan (dari kuburmu) di hari kiamat. (QS. Al Mu’minuun, 23:12-16).

2. Ruh Manusia

Ruh adalah urusan Allah SWT yang merupakan bahan dasar yang sangat tinggi dari manusia agar dapat menjalani kehidupan didunia, sebagaimana firman-Nya :

Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalamnya roh (ciptaan)-Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur. (QS. As Sajdah, 32:9).

Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah: “Roh itu termasuk urusan Robb-Ku”, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit”. (QS. Al Isro, 17:85).

BagikanPin on PinterestShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInShare on Tumblr

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>