Arsip Tag: 60 Shahabat Nabi SAW

Umeir Bin Wahab r.a (Jagoan Quraisy Yang Berbalik Menjadi Pembela Islam Yang Gigih)

Di perang Badar ia termasuk salah seorang pemimpin Quraisy yang menghunus pedangnya untuk menumpas Islam. la seorang yang tajam penglihatan dan teliti perhitungannya. Oleh karena itulah ia diutus kaumnya untuk menyelidiki jumlah Kaum Muslimin yang ikut pergi berperang dengan Rasul, dan untuk mengamat-amati apakah di belakang itu ada balabantuan atau yang masih bersembunyi …. Umeir …

Teruskan membaca »

Qeis Bin Sa’ad Bin ‘Ubadah r.a (Kalau Tidaklah Karena Islam, Maka Ia Lah Ahli Tipu Muslihat Arab Yang Paling Lihai … !)

Walaupun usianya masih muda, orang-orang Anshar me¬mandangnya seperti seorang pemimpin …. Mereka mengatakan: “Seandainya kami dapat membelikan janggut untuk Qeis dengan harta kami, niscaya akan kami lakukan”. Sebabnya is berwajah licin, tak ada suatu pun kekurangan dari sifat-sifat kepemimpin¬annya yang lazim terdapat pada adat kebiasaan kaumnya, selain soal janggut yang oleh para pria dijadikan sebagai …

Teruskan membaca »

Khalid Ibnul Walid r.a (Ia Selalu Waspada, Dan Tidak Membiarkan Orang Lengah Dan Alpa)

Keadaannya memang aneh. dialah yang dulunya menjadi pembunuh kejam yang menggentarkan Kaum Muslimin dalam perang Uhud, kemudian ia pula yang jadi komandan perang yang mengecutkan hari setiap penentang Islam di belakang hari … ! Marilah kita ceriterakan kiaahnya dari bermula. Tetapi dari permulaan yang mana, ya? Karena ia sendiri hampir tak tahu dimana kehidupannya bermula, …

Teruskan membaca »

Abdullah Ibnu Rawahah r.a (Yang Bersemboyan: Wahai Diri Jika Kau Tidak Gugur Di Medan Juang Kau Tetap Akan Mati Walau Di Atas Ranjang)

Waktu itu Rasulullah SAW sedang duduk di suatu tempat dataran tinggi kota Mekah, menghadapi para utusan yang datang dari kota Madinah, dengan bersembunyi-sembunyi dari kaum Quraisy. Mereka yang datang ini terdiri dari duabelas orang utusan suku atau kelompok yang kemudian dikenal dengan nama Kaum Anshar (penolong Rasul). Mereka sedang dibai’at Rasul (diambil janji sumpah setia) …

Teruskan membaca »

Ja’far Bin Abi Thalib r.a (Jasmani Maupun Perangainya Mirip Rasulullah)

Perhatikan kemudaannya yang gagah tampan serta berwibawa . . . . Perhatikan warna kulitnya yang cerah bercahaya Perhatikan kelemah lembutannya, sopan santun, kasih sayangnyaj kebaikannya, kerendahan hati serta ketaqwaannya…. Perhatikan keberaniannya yang tak kenal takut, kepemurahannya yang tak kenal batas. Perhatikan kebersihan hidup dan kesucian jiwanya. Perhatikan kejujuran dan amanahnya …. Lihatlah, pada dirinya bertemu …

Teruskan membaca »

Zaid Bin Haritsah r.a (Tak Ada Orang Yang Lebih Dicintainya Daripada Rasulullah)

Rasulullah SAW. berdiri melepas balatentara Islam yang akan berangkat menuju medan perang Muktah, melawan orang-¬orang Romawi. Beliau mengumumkan tiga nama yang akan memegang pimpinan dalam pasukan secara berurutan, sabdanya: “Kalian semua berada di bawah pimpinan Zaid bin Hari¬tsah! Seandainya ia terbunuh, pimpinan akan diambil alih oleh Jafar bin Abi Thalib; dan seandainya Jafar terbunuh pula, …

Teruskan membaca »

Utsman Bin Mazh’un r.a (Yang Pernah Mengabaikan Kesenangan Hidup Duniawi)

Seandainya anda hendak bermaksud menyusun daftar nama shahabat Rasulullah SAW. menurut urutan masa masuknya ke dalam Agama Islam, maka pada urutan keempat belas tentulah anda akan tempatkan Utsman bin Mazh’un …. Anda ketahui pula bahwa Utsman bin Mazh’un ini seorang muhajirin yang mula pertama wafat di Madinah, sebagaimana ia adalah orang Islam pertama yang dimakamkan …

Teruskan membaca »

Abu ‘Ubaidah Ibnul Jarrah r.a (Orang Kepercayaan Ummat)

Siapakah kiranya orang yang dipegang oleh Rasulullah SAW. dengan tangan kanannya sambil bersabda mengenai pribadinya: “Sesungguhnya setiap ummat mempunyai orang keper¬cayaan, dan sesungguhnya kepercayaan ummat ini adalah Abu ‘Ubaidah ibnul Jarrah … ! Siapakah orang yang dikirim oleh Nabi ke medan tempur ‘Dzatus Salasil sebagai bantuan bagi Amar bin ‘Ash, dan diangkatnya sebagai panglima dari …

Teruskan membaca »

Khabbab Bin Arats r.a (Guru Besar Dalam Berqurban)

Serombongan orang Quraisy mempercepat langkah mereka menuju rumah Khabbab, dengan maksud hendak mengambil pedang-pedang pesanan mereka. Memang, Khabbab seorang pandai besi yang ahli membuat alat-alat senjata terutama pedang, yang dijualnya kepada penduduk Mekah dan dikirimnya ke pasar-pasar. Berbeda dengan biasa, Khabbab yang hampir tidak pernah meninggalkan rumah dan pekerjaannya, ketika itu tidak dijumpai oleh rombongan …

Teruskan membaca »

Ubadah Bin Shamit r.a (Tokoh Yang Gigih Menentang Penyelewengan)

Ubadah bin Shamit termasuk salah seorang tokoh Anshar. Mengenai Kaum Anshar, Rasulullah SAW. pernah bersabda: “Sekiranya orang-orang Anshar menuruni lembah atau celah bukit pasti aku akan mendatangi lembah dan celah bukit orang-orang Anshar . . . , dan kalau bukanlah karena hijrah, tentulah aku akan menjadi salah seorang warga Anshar…! Dan di samping ia seorang …

Teruskan membaca »

Post sebelumnya «